Jasa Video Jogja Semar Production membagikan Tips Merekam Video saat Hujan
Tak perlu khawatir, berikut ini beberapa trik bagaimana cara merekam video saat musim hujan.
Gunakan rain cover atau payung untuk melindungi kamera dari air
Air menjadi elemen berbahaya untuk perangkat elektronik seperti kamera video. Meski demikian, bukan berarti tak jadi shooting karena hujan.
Salah satu tips mengambil video saat hujan adalah dengan melindungi kamera menggunakan rain cover, plastik, atau payung.
Bila hujan tak begitu deras, Anda bisa membungkus body kamera dengan handuk kecil atau kain tebal yang bisa menyerap air. Lindungi tombol shutter serta celah sambungan bodi dan lensa sehingga air bisa masuk.
Pastikan mulut lensa aman dari air
Meskipun Anda sudah membungkus body kamera dengan raincover atau pun plastik, pastikan lens-hood terpasang di kamera. Lens-hood ini berfungsi untuk melindungi bagian depan lensa dari cipratan air. Selain lens-hood, gunakan filter untuk menghindari optik lensa terkena air.
Bawa kain atau tisu kala merekam saat hujan
Bila kamera atau pun lensa terciprat air, segera keringkan dengan kain atau tisu bersih. Hal ini berguna untuk menjaga kamera tetap kering sehingga mengurangi kerusakan.
Mengatur iSO itu penting
Saat akan merekam air hujan pengguna perlu mengatur level ISO. Pengaturan ISO yang tepat bisa membuat hasil rekaman video menjadi terang dan tetap berkualitas.
Semakin tinggi angka ISO maka semakin sensitif sensor kamera terhadap cahaya. Jika merekam video hujan di saat langit masih terang, aturlah ISO ke angka 800. Sebaliknya bila langit mulai gelap, naikkan angka ISO.
Gonta-ganti lensa saat hujan? Boleh juga, asalkan
Saat hujan memang sebaiknya meminimalisir penggantian lensa. Namun bila hal tersebut tak bisa dihindarkan, gantilah lensa dengan hati-hati. Caranya dengan memosisikan mulut lensa dan body kamera mengarah pada posisi ke bawah. Dengan demikian, kamera aman dari air hujan.
Manfaatkan momen hujan untuk hasilkan video yang dramatis
Caranya dengan membidikan lensa ke obyek dipilih. Lalu, gunakan hujan sebagai latar belakang atau pun depan.
Setelah mendapatkan obyek yang pas, atur kecepatan buka tutup rana (shutter speed). Bila Anda menginginkan buliran air hujan tampak detail, atur shutter speed pada angka 1/1000 detik atau lebih cepat lagi.
Sebaliknya, bila ingin menampilkan efek dramatis hujan agar rintik hujan terlihat blur, perlambat shutter speed pada kecepatan 1/125 detik.
Nah itu dia tips untuk kali ini guys, nantikan tips lainnya dari Jasa Video Jogja Semar Production yaa...

Posting Komentar untuk "Jasa Video Jogja Semar Production membagikan Tips Merekam Video saat Hujan"