Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Seberapa penting video iklan atau video promosi untuk sebuah produk atau jasa?

 


Jadi kita semua pasti pernah melihat sebuah iklan baik di bilboard jalan, atau yang sering kita temui yaitu di TV dan kita. Iklan yang ada di bilboard hanyalah sebuah gambar, namun iklan yang ada pada layar kaca seperti TV dan HP kita adalah sebuah video iklan atau video promosi. Kenapa ada video promosi dan sejak kapan video promosi digunakan, kenapa masih ada video promosi sampai sekarang, apakah sepenting itu video promosi pada sebuah produk dan jasa sehingga harus ada?

Baiklah untuk menjawab semua itu kita perlu membaca artikel dibawah ini, berikut ini kita akan bahas fakta-faktar menarik seputar video promosi dan penyedia jasa mana yang video promosinya sudah terbukti bagus dan disukai di pasaran sehingga menghasilkan penjualan meningkat?

Sebuah video promosi bisa membantu calon pembeli untuk mendapat gambaran tentang apa produk/jasa yang dijual, dan apakah si calon pembeli membutuhkan/menginginkan produk/jasa tersebut.Tapi, tentu saja sebuah video promosi yang menjual harus pula dibarengi dengan kualitas produk/jasa yang dijual.

Jaman sekarang orang bisa dengan mudah me-review produk/jasa kita di youtube/media sosial. Jika produk/jasa yang kita jual tidak seindah yang kita tampilkan dalam video promosi, tentu saja ini akan berdampak tidak baik.

Nah jika kualitas produk atau jasa kita sudah bagus maka berikutnya lakukan hal ini agar video promosi atau iklan kita menjadi video promosi yang menarik banyak pelanggan.

1. Riset Pasar

    Lakukan riset pasar terhadap segmen produk yang kita miliki, karena jika ingin membuat konten apapun riset pasarlah kunci awal kesuksesan, namun bagaimana caranya melakukan riset pasar yang tepat? tentu saja dengan melihat trend saat ini, lihatlah apakah ada sesuatu yang baru atau yang sedang trend sehingga video kita bisa menjadi rekomendasi dalam kumpulan video trend tersebut. Namun kita juga harus berhati-hati karena yang cepat viral juga biasanya cepat tenggelam, jadi kita harus memikirkan sesuatu yang orisinal dan bisa bertahan lama, misal dalam video menggunakan nada-nada ringan yang mudah diingat oleh para pelanggan.

2. Tema

    Berikutnya adalah tema, mengikuti setelah riset pasar dan kita menemukan apa yang sedang disukai pelanggan maka kita akan tentukan tema besarnya yang sesuai dengan tren tersebut. Contohnya yang sedang trend saat ini adalah stand up comedy berarti pelanggan sedang menyukai video dengan tema lucu, maka kita buat video promosi yang lucu dengan konsep yang segar, salah satu contoh yang sampai saat ini kami masih ingat adalah video promosi iklan rokok djarum 76 saat terdampar di pulau dan menemukan lampu berisi jin mereka meminta pulang namun satu temannya yang merasa kesepian meminta mereka berdua kembali hehe maka mereka kembali ke titik awal dengan permintaan yang sudah habis. Absurd namun lucu dan teringat sampai sekarang, dan jenis permintaannya dikembangkan terus mengikuti perkembangan zaman. Nah mungkin seperti itu tema iklan yang bisa bertahan lama.

3. Pesan yang ingin disampaikan

    Semua hal yang ingin disampaikan maka perlu dibuat penekanan, misal anda ingin menyampaikan produk anda adalah produk premium untuk kalangan high class maka pesan yang ingin disampaikan itu dibuat dengan kualitas yang semuanya menggunakan hal mahal dan diperlihatkan di komunitas orang-orang kaya, dengan seperti itu maka pelanggan akan menerima pesan dalam video anda bahwa produk ini biasa digunakan oleh orang high class dan bisa menambah percaya diri orang yang menggunakannnya. Jangan lupakan hal penting ini walaupun kadang hal ini dianggap sepele dan kecil.

4. Platform Promosi

    Jadi sebelum video dibuat kita perlu memutuskan platform mana yang akan kita gunakan untuk promosi, misal dari segi durasi, jika ingin tampil di tv maka buat video promosi yang singkat karena iklan di TV per detiknya cukup mahal. Berbeda jika kita ingin beriklan di youtube maka video berdurasi panjangpun tidak masalah, hanya saja di iklan di youtube itu perlu menarik perhatian di 5 detik awalnya, jika 5 detik awalnya sudah menarik maka orang akan bertahan melihat video hingga selesai. Begitupula jika ingin membuat video promosi untuk ditampilkan di sosial media yang lain, maka perlu penyesuaian lagi untuk memaksimalkan hasilnya.

5. Durasi

    Terakhir adalah durasi, di atas sempat kita singgung soal durasi ya. Video iklan idealnya memang berdurasi pendek, apalagi jenis hard selling. Berbeda dengan jenis soft selling, dalam video promosi yang soft selling bahkan pelanggan biasanya tidak sadar bahwa itu adalah video promosi, dan produk dimunculkan di akhir video yang membuat orang menajadi paham. Video iklan CCTV di thailand menerapkan video prpmosi softselling itu dengan baik, mereka membuat cerita pendek yang menyentuh, hingga akhirnya penonton dibuat masuk dalamm suasana film pendek tersebut. Seperti itulah beberapa tipe video dan bagaimana cara kita memaksimalkannya.

    Terakhir dalam artikel ini kami juga merekomendasikan anda untuk menggunakan jasa video jogja semar production untuk membuat video promosi, karena semar production sudah berpengalaman dalam membuat video promosi yang menarik.

Posting Komentar untuk "Seberapa penting video iklan atau video promosi untuk sebuah produk atau jasa?"